Monday, May 23, 2011

yang tak ku duga..


Assalamualaikum, kali ini saya ingin mencurahkan uneg-uneg saya.
Beberapa jam yang lalu tiba-tiba perasaan saya menjadi sangat galau. Kenapa? Kiranya saya telah begitu tega dengan seseorang yang (dulu) saya sukai. Tak pernah ku kira seperti itu kejadiannya.
Setelah sekian lama tidak berkomunikasi dan kalaupun komunikasi dia selalu menjawab dengan kasar, yang membuat perasaan saya terluka dan kaget kenapa saya selalu dimarahi.
Menurut saya, ini semua terjadi karena kami saling menguatkan ego masing-masing, tak ada mau yang mengalah..

Saat itu saya sedang fokus mengerjakan skripsi, berusaha keras memenuhi deadline pengumpulan skripsi, sempat ganti judul dan paling penting kurangnya data. Pusing sekali, belum lagi ditantangin oleh ayah untuk segera menyelesaikan skripsi yang nyatanya sekarang ayah saya yang keteteran karena tidak ada biaya penelitiannya. Hmm, cukup membuat saya pusing dan merasa tertekan. Di saat seperti itu, saya sangat butuh dorongan! Saya down sekali, mestinya kalau dia memang perhatian, sayang (dan cinta) saya maka hendaknya berikan saya dorongan untuk menyelesaikan semua itu. Tolong lah, sekali ini saja berikan saya dukungan. Nyatanya gak ada dukungan, yang ada malah bentakan, amarah, dan kata-kata kasar. Akhirnya, teman se-geng saya yang memberikan dukungan gak habis-habisnya. Teman saya yang selalu mengingatkan bahwa saya bisa menyelesaikan semuanya, bahwa saya mampu untuk lulus 3,5 tahun bersama-sama dengannya. Saya sangat bersyukur memiliki teman sepertinya. Alhamdulillah masih ada orang yang peduli dengan kesulitan saya, meski saya tau kami sama-sama sibuk skripsi. Lah, malah orang yang saya sukai tidak memberikan yang terbaik untuk saya. Sedih sekali rasanya. Jujur, saya ingin menangis, karena orang yang saya kenal berubah..

Sekarang, disaat dia sedang skripsi, saya ingin memberinya dukungan. Niatnya sih pengen datang ke ujian skripsinya, mudah-mudahan bisa. Aaaammmiiiiiiiinn..
Karena dia bilang kalau dia menganggap saya adiknya, well.. Allah Maha Membolak-balikkan hati, kiranya saya tidak ada rasa terhadapnya (atau mungkin masih ada??)
Intinya, saya ingin datang ke ujian skripsinya memberikan dukungan, bahwa kami masih peduli dengan teman. Bahwa seorang teman ada untuk mendukung temannya.

Ya Rabb, berikanlah hamba kesempatan untuk bisa datang ke ujian skripsinya. Aaammiiiiiiiinn

Saat ini dia sedang kesusahan akibat kemalingan hape dan laptop, sehingga data-data skripsinya hilang dan (seharusnya) dia repot harus mencari lagi data. Allah, tolong beri dia kemudahan, karena dia sudah daftar yudisium semester ini. Aaaammiiiiiiiiiinn

*tak peduli seberapa sakitnya dulu yang saya rasakan, saat ini saya hanya ingin memberinya dukungan. mudah-mudahan bisa. terima kasih Faqhi yang telah memberi tau saya..

No comments: