Thursday, February 24, 2011

Jazz dan Turunannya

Fika merupakan salah satu pecinta musik klasik dan Jazz. Kedua jenis musik itu telah terbiasa diperdengarkan kepada saya sedari kecil (melalui radio tentunya) dan secara emosional mampu menenangkan :D
Setelah tadi membahas tentang era musik klasik, maka kali ini Fika akan membahas tentang Jazz.

Dari berbagai tulisan mengenai sejarah dan perkembangan musik dunia, kata jazz adalah bahasa “slang” daerah pinggiran pantai barat Amerika Serikat dan untuk pertama kalinya dipakai secara resmi penggunaan istilah musik jazz ini pada tahun 1915 di Chicago.

Musik jazz adalah musik tradisional Amerika Serikat yang dikembangan oleh warga Afro-American di Amerika Selatan yang dimulai pada akhir abad 19 dan awal abad ke-20. Lahirnya musik Jazz dipercaya sebagai perpaduan music Eropa dan Afrika. Musik Afrika memberikan pengaruh dalam jazz berupa ritme yang terus menerus, pergerakan, dan permainan emosi yang sangat menyokong jazz dengan baik. Sedangkan musik Eropa lebih mempengaruhi dalam hal kualitas musikal yaitu menyinggung harmoni dan melodi. Sehingga gabungan dari kedua tradisi ini menghasilkan suatu musik yang bermain dalam suatu meteran dan me-reinterpretasi-kan penggunaan nada-nada dalam kombinasi baru, menciptakan nada-nada biru yang mengekspresikan perasaan, baik sedih maupun ceria.

Sama halnya dalam musik klasik yang mengenal pembagian era, musik jazz juga memiliki berbagai era, yaitu :

1. Era Dixieland dan Ragtime

Ragtime menjadi unik karena tidak menyertakan improvisasi dan hawa blues. Hal ini adalah sebuah pengaruh dari bentuk asal jazz, berlangsung selama sekitar 15 tahun pertama di abad 20. Umumnya sebuah musik untuk piano yang telah ditulis secara keseluruhan dapat ditampilkan oleh orkestra dan mewakilkan campuran dari pengaruh klasik dan marching band. Coba Anda dengarkan musik dari Scott Joplin untuk mencicipi ragtime.

Dixieland adalah sebuah style yang dapat dianggap sebagai suatu varian dari jazz klasik dan jazz New Orleans. Akar asli dari dixieland sebagai bentuk musikal bersumber dari scene musik Chicago pada tahun 1920-an. Pionir dari dixieland style meliputi gitaris Eddie Condon, saxophonist Bud Freeman, dan trumpeter Jimmy McPartland.

Gaya dixieland melibatkan improvisasi kolektif dalam chorus pertama, dengan para musisi masuk solo bersama riffing dari alat musik tiup, diikuti oleh closing ensemble, biasanya drummer memainkan 4-bar tag yang diakhiri oleh keseluruhan band. Tidak seperti gaya-gaya musik jazz yang lain, set lagu untuk musisi dixieland agak terbatas, namun menawarkan variasi yang tanpa akhir dalam model suara, dikembangkan sekitar 1910-an.

Musik ini berkembang meliputi pemain trumpet dan cornet, seperti Joe Oliver dan Louis Armstrong, ditampilkan sebagai suatu gaya yang berorientasi terhadap ensemble, dengan pemain trumpet memainkan melodi, harmoni dan countermelodi datang dari pemain trombon dan/atau clarinet. Seksi rhythm berkembang menjadi suatu banjo ensemble, drum, tuba atau bass, dan piano. Secara keseluruhan, poin penting dalam New Orleans jazz adalah untuk menitikberatkan suatu ensemble daripada solo. Musik ini berlanjut melebarkan sayapnya selama era 1920-an, dan mulai disaingi oleh lahirnya musik swing yang akhirnya akan menggantikan jenis musik ini. Dixieland style, yang tumbuh beriringan, menjaga struktur dasar dari New Orleans jazz.

2. Era swing dan bigband

Duke Ellington Big Band Sekitar tahun 1920 dan awal tahun 1930, dansa filip merupakan dansa yang sangat populer di kala itu. Melodi yang mengiringi dansa ini harus lembut dan romantis, biasanya di iringi oleh sebuah orkestra. Orkestra tersebut di mainkan sesuai dengan apa yang dituliskan di suatu kertas dan penyanyinya harus menyanyikan dengan sangat lembut dan pelan (biasanya penyanyinya memakai suara tenor). Lalu music swing lambat laun meninggalkan orkestra string dan memilih untuk memakai yang lebih mudah, suatu aransemen yang lebih “seru” yang menghasilkan suara terompet dan instrumen yang memakai angin dan mengimprovisasi melodi.

Pada tahun 1930an merupakan kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibandingkan pada tahun 1920an, tapi kalau ditanya mengenai musiknya, tentu membuat semua orang yang mendengarnya serasa ingin berdansa swing. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini di awal tahun 1930, tapi band yang bermain “manis” tetap menjadi band yang terpopuler di kalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodman muncul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”.

Para penonton dari penari muda kulit putih sangat menyukai Ritme “hot” Goodman dan komposisi musik swingnya. Hot swing dan Boogie Woogie menjadi bentuk yang dominan dari musik amerika untuk sepuluh tahun ke depan. Lalu banyak bermunculan setelah swing ini menjadi populer. Sebagai contoh Bing Crosby dan Frank Sinatra memakai band swing untuk memberikan efek yang sangat bagus dalam musiknya dan tetap mempertahankan hal ini menjadi musik yang populer meskipun telah tiba saatnya era rock n roll.

3. Era Bebop

Miles DavisBebop adalah salah satu aliran music jazz yang mempunyai karakteristik unik berupa tempo yang sangat cepat dengan mengutamakan improvisasi pada struktur harmoni daripada improvisasi pada melodi. Musik bebop dikembangkan di pertengahan 1940an dan mulai dimainkan musisi terkenal dalam 2 tahun pertama di perang dunia II.

Pada era tahun 1940an, para penggemar jazz mulai meninggalkan music swing tahun 30an. Para musisi papan atas seperti Dizzy Gillespie, Bud Powell, Charlie Parker, dan Thelonious Monk yang sangat terinspirasi dari generasi sebelumnya seperti Art Tatum, Ear hines, Coleman Hawkins, Lester Young, dan juga Roy Eldridge.

Bebop menggambarkan perubahan drastis dari music jazz era swing dengan karakter yang sudah dijelaskan diatas, tempo cepat, phrase yang asimetrik, melodi yang penuh dengan intrik, dan ritme yang benar-benar diubah secara drastic. Bebop sering tampak sebagai music yang nervous dan sering terputus dan terbagi. Tapi bagi hampir semua pemusik jazz dan juga peminat jazz di seluruh dunia, era music bebop diakui sebagai revolusi music jazz yang paling menarik dan indah.

Kebebasan yang ditawarkan music bebop dalam struktur musiknya benar-benar menentang kaedah music swing yang lebih ke arah aransemen music untuk orchestra atau band. Dalam music bebop, anda akan menemukan banyak sekali improvisasi individual dalam permainan chord dan alat musiknya. Bahkan ketika para musisi jazz sudah terbawa music mereka, jazz bebop akan memberikan anda sebuah improvisasi yang bersifat spontan dimana para musisi bahkan mungking tidak akan bisa mengulang improvisasi mereka dari awal hingga akhir. Disini adalah perbedaan paling besar dari music bebop bila dibandingkan dengan music swing. Penambahan kompleksitas dari melody yang dimainkan juga merupakan tren baru yang terdapat dalam jazz era bebop.

Pada kebanyakan permainan jazz bebop, ada beberapa instrument yang lazim digunakan. Instrumen-instrumen tersebut adalah saxophone, terompet, drum, bass, dan juga piano. Format awal dari jazz bebop ini dipopulerkan pleh duet Charlie Parker dan Dizzy Gillespie pada tahun 1940an. Ciri khas berupa substitusi harmoni yang sangat kompleks serta improvisasi yang sangat bebas menjadi kesukaan dari banyak musisi jazz. Dalam semua pendidikan jazz, aliran dari jazz bebop ini dapat menjadi salah satu alternative untuk mengekspresikan diri.

Musik Bebop paling baik dimainkan dalam format small-group; quartets dan quintets terbukti ideal dengan alasan ekonomis dan artistik. Musik ini berkembang di lingkungan klab-klab jazz perkotaan, dimana penonton lebih memilih datang untuk mendengarkan permainan solo ketimbang untuk berdansa diiringi lagu favorit mereka. Secara singkat, musisi bebop menjadikan jazz suatu bentuk seni yang tidak hanya ditujukan untuk rasa, namun juga kecerdasan intelektual.

Bintang-bintang jazz bermunculan di era bebop, diantara mereka adalah trumpeters Clifford Brown, Freddie Hubbard dan Miles Davis, saxophonists Dexter Gordon, Art Pepper, Johnny Griffin, Pepper Adams, Sonny Stitt dan John Coltrane, dan trombonist J.J. Johnson.

Di era 1950-an dan 1960-an, bebop mengalami beberapa mutasi : hard-bop, West Coast, cool-jazz dan soul jazz diantaranya. Format small-group dari bebop, yaitu satu hingga tiga horns, piano, bass dan drums, tetap menjadi standard combo instrumentasi jazz sampai hari ini.

4. Era Latin Jazz

dizzy gillespie (diunduh dari google)

dizzy gillespie (diunduh dari google)

Aliran jazz latin berusaha menggabungkan antara musik jazz dengan ritme Amerika dan juga Afrika. Kadang-kadang musik jazz juga digabungkan dengan berbagai harmoni musik latin klasik dari Karibia, Eropa, dan juga Amerika Serikat. Secara garis besar, latin jazz dibagi menjadi 2, yaitu Brazilian latin jazz dan juga Cuban jazz. Salah satu aliran terkenal dari Brazilian latin jazz adalah bossa nova. Sedangkan salah satu aliran yang terkenal dari Cuban jazz adalah fusion antara musik Cuban dengan jazz amerika sperti cubop.

Banyaknya penduduk keturunan amerika latin di amerika, membuat jazz latin mulai berkembang di amerika pada tahun 1940an. Salah satu pelopor musik ini adalah Dizzy Gillespie dan juga Stan Kenton yang memulai untuk mengkombinasikan ritme dan juga struktru dari musik afro-cuban.

Perbedaan dari jazz latin dan jazz klasik sendiri terlihat jelas dari ritme yang dimainkan. Apabila jazz klasik lebih sering memainkan ritme yang mengayun pelan, maka jazz latin lebih suka memainkan ritme yang lebih langsung. Jazz latin juga menggunakan beberapa instrument perkusi khusus yang mungkin tidak ditemukan dalam jazz klasik. Instrumen perkusi yang biasanya digunakan untuk musik jazz latin adalah conga, guiro, timbale, dan claves.

Jenis-jenis latin jazz juga dipengaruhi oleh musik dari Brazil. Sebut saja musik afro-brazilian seperti Lundu yang memodifikasi musik dari clave. Lalu juga ada aliran bossa nova yang melegenda. Bossanova adalah musik campuran yang berasal dari ritme samba yang digabungkan dengan musik eropa dan Amerika dari Debussy hingga jazz Amerika. Bossa nova sendiri diciptakan oleh musisi jazz asal brazil yang bernama Antonio Carlos Jobim dan Joao Gilberto serta Stan Getz dari Amerika pada tahun 1960. Lagu yang paling terkenal adalah The Girl from Ipanema.
Sampai saat ini, bagian dari ritmik utamanya yang membuat jenis musik ini melaju sangat pesat dan meluas melewati batas ke Amerika adalah bentukan musik Cuba bergaya rumba, cha cha, songo, bolero, guaracha, son montuno (termasuk juga mambo dan salsa) termasuk juga kontribusi ritme dari Brazil (samba, bosa nova).

Begitu banyak karakteristik yang dapat mendefinisikan cakupan jazz latin dari avant grade (Emiliano Salvador, Hermeto Pascual, dll) sampai bentuk yang lebih populer (Poncho Sanchez, Tito Puente, dll.).. Dibandingkan dengan musik yang populer yang berisikan melodi yang sederhana, chord progression yang sederhana dan hampir tanpa improvisasi, latin jazz terdengar lebih rumit. Jazz latin mengandung musik dengan campuran instrumen (instrumental hybrid) dan berisikan harmoni jazz yang lebih progresif digunakan di dan semua struktur ritmis, dicampurkan dengan sedikit improvisasi, percampuran berbasis ritme Afrika dan perkembangan semua jenis musik Amerika Latin

Musik populer Brazilian berisikan ritme samba dan atau bossanova, sama terkenalnya dengan musik populer Kuba yang lain, juga salsa atau musik dansa tropis yang sering beraroma mistis untuk jazz latin.

Beragamnya gaya dari jazz latin sering kali membingungkan penggemarnya yang fanatik sekalipun.
Yang ada atau karakteristik dari jazz latin:
• Musik berinstrument hybrid
• Berisikan harmoni jazz progressive menggunakan aransemen struktur struktural ritme yang beragam
• Berisikan ritme Afrika yang terus berkembang dengan diaspora Latin Amerika
• Memperkenankan penggunaan improvisasi gaya jazz dalam kerangka kerja dan variasi dari bentuk keduanya

5. Era Jazz Moderen

marcus miller (diunduh dari google)

marcus miller (diunduh dari google)

Ada beberapa genre, sebut saja Fusion/Rock Jazz, Smooth Jazz, Acid Jazz, Funk Jazz, Pop Jazz hingga yang beraliran bebas. Ini membuktikan bahwa jazz semakin mudah diterima oleh berbagai kalangan dan musisi. Sehingga keruwetan dan kerumitan jazz selama ini dapat dicerna oleh orang awam.

Smooth Jazz

Smooth jazz adalah salah satu bentuk jazz, sering kali percampuran dengan R&B. Smooth jazz berkembang sebagai bagian dari bentuk jazz fusion, dan cenderung memberi tekanan pada melody dibanding kepada improvisasi. CTI Records milik Creed Taylor bagian yang amat penting diperkembangan bentuk ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat beberapa buah rekaman instrumental dari sejumlah lagu pop yang terkenal yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibanding jazz fan; hasil perusahaan rekaman ini sering tidak dianggap sebagai album smooth jazz yang penting.

Fusion jazz

Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk.
Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rock ataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz.

Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi.

Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz seperti saxophone, trumpet dan bass betot.

Funk

Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock

Acid jazz

Acid jazz (dikenal juga dengan jazz klub) adalah genre musik yang menggabungkan elemen-elemen musik soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987.


Source: kompasiana.com (dengan beberapa perubahan)

Sejarah Musik Klasik


Musik klasik, merupakan musik yang lebih mengedepankan orkestra meski tidak menutup kemungkinan adanya karya vokal. Menurut berbagai sumber, musik klasik dibedakan berdasarkan empat era, yaitu :

1. Era Renaissance

Dimulai antara tahun 1400 sampai tahun 1600. Musik pada era ini disebut-sebut sebagai era yang sangat lemah dalam sejarah musik. Di era renaissance, vocal range dalam musik meningkat tajam. Hal ini menyebabkan kontras yang cukup besar dalam dunia musik. Karakteristik musik era renaissance adalah modal, yang juga merupakan lawan dari tonal. Namun, pada akhir era Renaissance, modal mulai tidak digunakan karena penggunaan root motions ke 5. Pada akhir era renaissance, modal pun berkembang menjadi tonal.

Genre musik pada era ini sangatlah bervariasi. Genre yang sangat terkenal adalah mass, motet, madrigal spirituale, dan juga laude. Musik sekuler juga memainkan lagu dari satu ataupun banyak suara seperti frottola, chanson, dan madrigal. Genre musik vocal sekuler adalah madrigal, frottola, caccia, chanson, rondeau, virelai, begerette, ballade, musque mesuree, canzonetta, villancico, villanelle, villotta, dan juga lute song. Selain itu, masih ada juga genre-genre seperti toccata, prelude, ricercar, canzone, intabulation, basse dance, pavane, galliard, allemande, dan courante yang membuat musik era renaissance menjadi lebih semarak dan meriah. Pada akhir era renaissance, juga terdapat banyak lagu opera seperti monody, madrigal comedy, dan juga intermedio.

Instrumen musik yang digunakan pada era ini sangatlah bervariasi dan beberapa masih dipakai hingga saat ini. Secara garis besar, instrument musik pada era renaissance dapat dibagi menjadi brass, strings, perkusi, dan woodwind. Instrumen brass yang terkenal adalah slide trumpet, cornett, trumpet, dan sackbut. Alat musik string yang terkenal adalah viol, lyre, irish harp, dan hurdy gurdy. Alat musik perkusi yang terkenal adalah tamborin dan jew’s harp, yang sangat terkenal untuk melamar kekasih mereka pada era renaissance. Lalu alat musik woodwind atau alat musik tiup dari kayu yang terkenal adalah shawm, read pipe, hornpipe, bagpipe, panpipe, transverse flute, dan recorder.

Era renaissance juga melahirkan composer-composer kenamaan eropa. Pada masa awal renaissance, ada composer ternama seperti Leonel Power, John Durstable, Giles Binchois, dan Guillaume Dufay. Nama-nama seperti Pierre de La Rue, Antoine de Fevin, Antonius Divitis, dan Cipriano de Rore dapat anda temukan di masa pertengahan renaissance. Lalu masih ada juga nama Johannes de Fossa, William Byrd, Tomas Luis de Victoria, Philippe Rogier, dan Carlo Gesualdo yang Berjaya di akhir era renaissance.


2. Era Baroque

Dimulai pada tahun 1600 dan berakhir pada tahun 1750. Ini adalah era dimana musik klasik eropa sangat Berjaya. Arti dari baroque sendiri adalah mutiara yang tidak berbentuk. Arti ini juga menggambarkan arsitektur musik pada era ini yang sangat abstrak. Dominasi dari musik klasik dalam era ini menyebabkan era baroque juga disebut sebagai era musik klasik eropa. Para composer terbaik dari dunia musik klasik eropa sangat berjaya di era ini. Sebut saja Claudio Monteverdi, Antonio Vivaldi, George Frideric Handel, Arcangelo Corelli, dan sang maestro musik klasik, Johann Sebastian Bach.

Era musik baroque dilihat sebagai era perkembangan fungsi tonal. Sangat banyak composer dan pemain musik yang berkejasama untuk memajukan musik. Mereka membuat perubahan di notasi musik dan juga menciptakan cara baru dalam memainkan instrument musik. Era musik baroque juga merupakan tonggak dari terciptanya dan diakuinya musik dalam opera.

Gaya musik baroque sangatlah terkenal hingga sekarang. Sebut saja Darmstadt overtures dari Jerman, overtura dari Prancis , allemande dengan tempo sedang, courante dari Prancis, sarabande yang mempunyai beat antara 40 dan 66 per menit, dan gigue dari Inggris yang bisa dimulai dari segala beat. Lalu masih ada gavotte yang dimainkan dengan 4/4 dan selalu dimulai pada beat ke 3 dalam tangga musik. Gavotte biasanya dimainkan dengan tempo sedang, namun terkadang ada beberapa composer dan pemain yang lebih suka memainkannya dengan cepat.

Selain itu, masih ada bourre yang mirip dengan gavotte. Namun, bourre dimainkan dengan 2/2 dan dimulai pada half yang kedua pada beat akhir di tangga nada. Hal ini dapat menciptakan perbedaan yang unik dalam musiknya. Biasanya bourre dimainkan di tempo sedang. Namun composer kenaman seperti George Frideric Handel memainkan bourre dengan tempo yang jauh lebih cepat.
Lalu, ada minuet yang merupakan baroque dances yang paling terkenal di triple meter. Minuet dimainkan di tempo sedang dan dapat dimulai di beat manapun dalam tangga nada. Kemudian, masih ada passepied yang sangat cepat dan sering dimainkan oleh George Frideric Handel dan Johann Sebastian Bach. Terakhir, ada rigaudon yang dimainkan di duple meter. Rigaudon diciptakan di Prancis tepatnya di Provence.

Lagu-lagu instrumental dari era baroque juga sangat banyak. Kita bisa menemukan concerto grosso, fugue, suite, sonata, partita, canzone dan sinfonia. Masih ada juga jenis instrumental seperti fantasia, ricercar, toccata, prelude, chaconne, passacaglia, chorale prelude, dan stylus fantasticus. Jenis musik instrumental dari era baroque terus dimainkan hingga sekarang.


3. Era Klasik

Dimulai dari tahun 1750 hingga tahun 1820. Era musik klasik terletak diantara era baroque dan era romantik. Banyak sekali composer terhebat yang pernah ada di dunia musik hidup di era klasik. Sebut saja Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, dan Ludwig van Beethoven. Lalu masih ada Luigi Boccherini, Muzio Clementi, Carl Phillipp Emanuel Bach, Johann Ladislaus Dussek, dan Cristoph Willibald Gluck.

Pada masa transisi antara musik klasik dan romantic juga melahirkan banyak sekali composer kelas dunia. Nama-nama seperti Franz Schubert, Johann Nepomuk Hummel, Carl Maria von Webber, dan Luigi Cherubini.

Era musik klasik juga sering disebut sebagai era musik klasik Viennese atau wiener klassik dalam bahasa jerman. Hal tersebut terjadi karena banyak sekali composer yang berkarya di Vienna dan membentuk Viennese School. Para composer yang bekerja di Vienna tersebut antara lain adalah Wolfgang Amadeus Mozart, Joseph Haydn, Ludwig van Beethoven, dan Franz Schubert.
Karakteristik musik dari era klasik adalah homophonic yang melodinya diatas iringan chord. Banyak sekali musik yang sangat indah dalam bentuk, proporsi, keseimbangan, moderasi, dan juga kontrolnya. Musik di era ini juga terkenal sangat indah dan elegan dengan ekspresi dan struktur musik yang dikerjakan dengan sangat sempurna.

Bila dibandingkan dengan musik era baroque, musik era klasik lebih ringan, lebih mudah dan tidak membingungkan, serta mempunya tekstur yang jauh lebih jelas. Melodi yang dimainkan di era ini biasanya lebih pendek dari era baroque. Ukuran dari orchestra sangat berkembang baik dalam kuantitas maupun kualitas. Lalu instrument harpsichord yang sudah tidak digunakan lagi dan digantikan oleh Piano. Pada era klasik ini, piano dimainkan dengan ditemani oleh Alberti bass dan semakin kaya dengan suara dan semakin kuat. Bentuk sonata juga sangat berkembang dan menjadi elemen utama dalam era musik klasik.

Hal terbaik dari musik klasik adalah mereka menjadi elemen dasar dari semua musik di era selanjutnya. Bahkan ada ungkapan bahwa musik klasik tidak akan pernah mati. Contohnya Franz Schubert, Carl Maria von Weber, dan John Field yang hidup di era transisi dan menjadi generasi klasik romantik. Banyak sekali composer di era setelah era klasik yang masih belajar dari karya-karya Mozart dan Beethoven. Bahkan keagungan karya dari Beethoven dalam Moonlight Sonata telah menjadi contoh dan inspirasi dari ratusan karya lain setelahnya. Bahkan karya dari Mozart masih dimainkan dan dipelajari dalam harmoni dan orchestra musik seteleh 80 tahun kematian dia. Jatuhnya era musik klasik ditandai dengan jatuhnya generasi Vienna yang mulai ditinggalkan oleh composer ternama di masa itu.


4. Era Romatik

Dimulai pada tahun 1815 dan berakhir pada tahun 1910. Walaupun dinamakan era musik romantik, bukan berarti musik di era ini hanya berisi tentang cinta ataupun cinta yang romantik. Lalu kenapa disebut romantik? Sekali lagi romantik disini tidak ada hubungannya dengan cinta. Namun karya-karya dan komposisi musik yang lebih bergairah dan jauh lebih ekspresif daripada era-era sebelumnya. Pada contohnya, transisi indah dari gerakan ke 3 hingga gerakan ke 4 dari symphony Beethoven. Pada dasarnya, semua composer pada era romantik mempunyai cara baru yang jauh lebih menarik dari sebelumnya.

Era musik klasik sendiri ditandai dengan terciptanya symphony berjudul Eroica yang diciptakan oleh Ludwig Van Beethoven. Era ini merupakan transisi dari era musik klasik dan modern. Hal inilah yang menyebabkan jenis musik menjadi lebih sederhana dan lebih mudah. Contohnya, daripada memakai pivot chord, era musik klasik lebih banyak memakai pivot note. Composer seperti Beethoven dan Richard Wagner lebih suka memakai harmonic dan mengembangkan chord yang sebelumnya tidak dipakai atau juga chord yang diinovasi lebih. Contoh terbaik dari fungsi harmonic adalah Tristan und Isolde dimana Richard Wagner memakai chord temuannya, Tristan chord.

Era ini juga merupakan era opera. Nama Richard Wagner diakui dunia karena ciptaannya di bidang opera yang sering dimainkan. Lalu opera Carmen hasil karya bizet dari prancis dan juga opera verismo dari italia yang menggambarkan realitas, sejarah, dan dongeng melalui indahnya lantunan musik.

Karakteristik utama dari musik romantik sendiri adalah kebebasan lebih dalam bentuk musik dan ekspresi emosi serta imaginasi dari composer. Lalu ukuran dari orchestra yang menjadi semakin besar dan bahkan bisa disebut raksasa dibandingkan sebelumnya. Hasil karya dari para composer juga menjadi semakin kaya akan variasi dari mulai lagu hingga karya pendek dengan piano dan diakhiri dengan ending yang sangat spektakuler dan dramatis pada puncaknya. Secara teknik, para pemain musik pada era ini juga mempunyai level sangat tinggi terutama dalam alat musik piano dan biola. Banyak sekali musisi yang dianggap sebagai seorang virtuoso dibidang musik.

Paham nasionalisme juga mewarnai era musik romantik. Reaksi keras dari composer Russia, Bohemia, dan Norwegia yang sangat menentang dominasi Jerman. Contohnya adalah opera dari Mikhail Glinka yang mewakili Russia. Lalu juga ada Bedrich Smetana dan Antonin Dvorak yang menunjukkan nasionalisme mereka dengan menciptakan lagu rakyat Ceko. Masih ada Jean Sibelius yang menulis musik berdasarkan cerita Finlandia, Kalevala dan karya dari Sibelius ini menjadi symbol dari nasionalitas Finlandia.


Source: indraaziz.net (dengan beberapa perubahan)

Saturday, February 19, 2011

Datang dan Pergi...



You came along just like a song
and brightened my day,
Who'd've believe that you were part of a dream
Now it all seems light years away.

And now you know I can't smile without you,
I can't smile without you,
I can't laugh and I can't sing,
I'm finding it hard to do anything.

Pembaca pasti tau lirik lagu di atas :)
yaa..lagu inilah yang sedang saya sukai. Pengalaman pribadi sih,hehehhe

Kenapa saya tidak ingin di foto olehnya? karena saya tidak ingin hanya menjadi kenangan baginya
Kenapa saya menolak solar toys pemberiannya, namun akhirnya saya terima? karena saya tau, dia di Surabaya adalah merantau, kiranya kalaupun membelikan, ini mengurangi biaya hidupnya selama di Surabaya & dia gak tau, apa yang akan terjadi pada saya jika saya menerimanya...

Kenapa saya menahan diri untuk gak menciumnya, ketika dia ngambek? karena saya ingin sesuatu yang halal. Kiranya yang halal akan lebih indah :)

dia gak akan pernah tau, apa yang akan terjadi pada ku atas segala hal yang dilakukannya..
sekarang semua itu hanya kenangan. Terlalu manis untuk dihilangkan, terlalu menyakitkan untuk dikenang...

I'm a broken-hearted girl. I don't know how to survive, but I believe Allah will replace him with better man :)

....karena sudah tiada lagi bayangan ku dimatanya....
....karena dia menjadikan ku pilihan yang kedua setelahnya....
....karena dia tega menghancurkan hatiku, melepaskan ku, melupakan ku....
.........maka aku akan menghapus semua tentangnya.............

SEMUA... untuk terus berjalan meninggalkannya :)


...kemudian lelaki ini datang...
...lelaki yang memajang fotoku di signature emailnya... (oh my! he made me flattered)
...yang memberiku dorongan ketika akan ujian skripsi...
...yang selalu mendoakan ku yang terbaik...

semoga lelaki itu yang Allah pilihkan untuk ku :)

Blog : Speak Up Your World, melalui Readership

Assalamualaikum,

Blog, dalam era teknologi yang maju seperti saat ini, merupakan salah satu upaya "menelurkan" buah pemikiran penulis. Blog juga merupakan sarana mengekspresikan jati diri di dunia maya.
Menurut sejarah blog yang penulis dapatkan dari berbagai sumber, blog merupakan catatan perjalanan dunia maya pemiliknya.
Seperti jurnal, blog berfungsi menampung link-link yang pernah pemiliknya kunjungi untuk kemudian diberi komentar.
dari yang hanya kumpulan catatan link yang pernah dikunjungi, blog kini berkembang menjadi suatu gaya hidup bagi sebagian orang. Bahkan kini ada komunitas pecinta, pemilik, hingga penikmat blog yang banyak bertebaran di luar sana.

Sama halnya dengan blog, kini di Indonesia sedang demam social networking semacam Facebook ataupun Twitter. Seperti blog, social networking ini juga bisa menjadi sarana mengekspresikan jati diri pemiliknya di dunia maya. Hanya saja, blog lebih banyak menampung pemikiran pemiliknya....tentunya dalam bentuk kalimat :)

Internet, memiliki dua sisi yang amat berlainan. Positif maupun negatif. Tergantung pada si pemiliknya, akan membawa kemana arah jati dirinya. Adanya kenyataan bahwa blog, profil pada social network merupakan perwakilan pribadi pemilik, memberikan peringatan pada kita agar berhati-hati dalam berekspresi karena saat ini banyak perusahaan yang akan menerima karyawannya dengan cara melihat isi profil social network nya, atau sekedar berkunjung pada blognya.

Blog dalam khususnya, merupakan salah satu upaya orang lain dalam menggali informasi yang dibeberkan dalam artikel-artikelnya. Ini juga upaya kita mengetahui bagaimana kepribadian si pemilik blog.
Dengan memiliki blog, seseorang berarti membentuk pembaca..baik itu dirinya sendiri maupun orang lain yang memiliki akses (karena adanya pilihan dalam blog, untuk tidak mem-publish blognya ke search engine)

Memiliki blog berarti menciptakan pembaca, teman, hingga memiliki suporter yang loyal.

Dengan memiliki blog, speak up your world melalui readership! :)

Sunday, February 6, 2011

no copy in my blog..!!

Pembaca yang budiman, sopan santun dalam dunia blogging salah satunya adalah selalu mencantumkan sumber tulisan kita, apabila isi blog kita adalah copy dari milik orang lain, baik seluruh maupun sebagian. Namun, ada kalanya pemilik blog lupa (atau sengaja tidak) mencantumkan sumber tulisannya. Apabila kesengajaan yang ada, maka yang bisa kita lakukan adalah memproteksi isi blog kita, salah satunya dengan meniadakan fungsi copy pada blog kita =)

Berikut caranya:

*setting ini saya coba pada Blogspot.

1. Sign in pada Dashbord blogger
2. klik Layout / Rancangan apabila menggunakan bahasa Indonesia
3. klik Page Element / Elemen Laman (dalam bahasa Indonesia)
4. klik add a gadget, kemudian pilih HTML/Javascript
5. copy kode berwarna merah berikut ini

<script language="JavaScript">

<!--

//Disable right mouse click Script

//By Maximus (maximus@nsimail.com) w/ mods by DynamicDrive

//For full source code, visit http://www.dynamicdrive.com

var message="Izin dulu yach kalau mau Copas";

///////////////////////////////////

function clickIE4(){

if (event.button==2){

alert(message);

return false;

}

}

function clickNS4(e){

if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){

if (e.which==2||e.which==3){

alert(message);

return false;

}

}

}

if (document.layers){

document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);

document.onmousedown=clickNS4;

}

else if (document.all&&!document.getElementById){

document.onmousedown=clickIE4;

}

document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false")

// -->

</script>


*tulisan yang di-bold dapat diganti sesuai keinginan

6. klik Save

Sedangkan cara memproteksi konten blog anda pada Wordpress ialah dengan menginstall plugin WP-CopyProtect. Untuk mendapatkan plugin ini, hendaknya download dahulu disini, kemudian upload ke blog Wordpress anda. Atau dengan cara yang lebih sederhana, log in ke akun Wordpress kemudian search, kalau sudah ketemu langsung di install :)


Atau apabila cara-cara di atas masih belum berhasil memproteksi konten blog Anda, coba lihat tutorialnya disini atau klik disini.


Oke. Semoga berhasil memproteksi blog anda! =)



Source: Berbagai sumber

what I'm felt inside

MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments



MyHotComments.com
MyHotComments